Lulusan STM Luka Parah Saat Merakit Bom
Kamis, 5 November 2009 - 12:13 WIB
BANDUNG (Pos Kota) – Warga Kampung Cipanawar, Cipageran, Kota Cimahi terus berdatangan ke lokasi ledakan yang diduga bom percobaan hasil rakitan remaja jebolan salah satu STM di Jakarta, Apda Rizki,24,.
Ledakan yang terjadi petang hari kemarin membuat geger warga sekitar dan mereka menduga suara bom meledak di rumah Nengsih,50,.
Buntutnya, remaja yang melakukan eksperimen merakit ‘bom’ mengalami luka bakar di wajah dan tangan akibat percikan api. Hingga siang ini korban masih dirawat di RS Polri Sartika Asih Bandung dalam penjagaan sejumlah polisi. ” Suara ledakan itu keras seperti petasan ukuran raksasa,” komentar sejumlah warga.
Ketika ledakan itu terjadi, sejumlah polisi Polresta Cimahi langsung ke lokasi kejadian melakukan identifikasi. Korban yang mengalami luka bakar dilarikan ke rumah sakit.
Sementara, ibu kandungnya Nengsih,50, diperiksa intensif di Mapolresta Cimahi hingga larut malam. ” Hasil pemeriksaan saksi ini mengaku jika anaknya sering melakukan eksperimen,” kata seorang penyidik.
Kapolda Jabar Irjen Pol Timur Pradopo kepada wartawan, Kamis menegaskan, hasil identifikasi petugas lapangan dan Puslabfor mabes Polri, ledakan itu diduga kuat akibat serbuk kimia yang diambil dari pentol korek api.
Pentol korek api yang merupakan bahan api tersebut diambil kemudian dikumpulkan dan dijadikan bahan peledak. Bahan-bahan itu lanjut Kapolda, kini sudah diamankan dijadikan barang bukti. ” Korban mencoba melakukan perakitan bom karena dia lulusan STM,” lanjutnya.
Di sisi lain Kapolda mengakui, berkaitan dengan kasus ini polisi sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk ibu kandung korban. Berdasar keterangan saksi korban sering melakukan eksperimen dan setiap hari selalu membeli korek api.
” Jumlah korek api yang dibeli cukup besar per hari rata-rata bisa 1 pak,” katanya. Keterangan lain di lokasi menyebutkan, setelah melakukan pemeriksaan, polisi berhasil mengamankan barang bukti tambahan berupa kabel, dan panduan teknik merakit bom.
Kapolda menegaskan, korban mencoba merakit ‘bom’ ini setelah dilakulan pemeriksaai mengaku inigin mempraktekan sekaligus bereksperimen merakit peledak tadi dari korek api.
Ilmu ini, kata Kapolda, didapat dari berita-berita masalah rakitan bom yang pernah ditayangkan sejumlah televisi. ” Jadi di Cimahi itu bukan bom, hanya ledakannya persis bom,” ujar dia. (dono/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id








Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·