Tidak Ada Alasan Persija Kalah

Selasa, 13 Oktober 2009 - 20:21 WIB

| More

JADWAL LSI 2009
Rabu, 14 Oktober

Persijap-Pelita Jaya
Persela-Persitara
Persebaya-Bontang FC
Persik-Persisam
Arema-PSPS
Persema-Persija
PSM-Persib
Persiba-Sriwijaya FC

MALANG (Pos Kota) – Tidak ada alasan bagi Persija Jakarta untuk tidak meraih kemenangan pada laga keduanya melawan tuan rumah Persema Malang dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2009/10 di Stadion Gajayana Malang, Rabu (14/10).  Pasalnya, tim Macan Kemayoran tak ingin pulang tangan hampa dari tur Jawa Timurnya .

Pada laga perdananya di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang, 11 Oktober lalu, tim Persija yang diarsiteki Maman Suryaman kalah 0-1 dari Arema. Berkaca dari  pertandingan pertama, penampilan anak-anak Jakarta kurang greget kendati sebagai tim yang bertaburan pemain bintang.

Lini belakang terasa kurang padu sehingga gampang ditembus penyerang lawan. Fachruddin Mustafic yang ditunjuk sebagai jenderal lapangan tengah belum menunjukkan performa  terbaiknya. Pemain Timnas Singapura itu beberapa kali kalah  duel perebutan bola dan umpan-umpannya juga tidak  akurat.

Demikian juga  Ismed Sofyan serta Salym Alydrus. Keduanya bermain kurang tenang. Menghadapi Persema, Ismed tampaknya akan lebih berhati-hati karena dia sudah diganjar satu kartu kuning. Harapan Maman sebenarnya tercurah pada Bambang Pamungkas serta  TA Musfri sebagai tukang gedor tim Macan Kemayoran.

Saat melawan Arema, kedua bomber Timnas senior Indonesia ini sama sekali belum menunjukkan kelasnya. Maman tidak ingin melihat permainan Musafri yang tak memiliki peluang saat menghadapi Arema karena pergerakannya mudah dibaca lawan.

Mengomentari permainan Persija, Direktur teknik Persija, Benny Dolo mengatakan akan mengevaluasi semua lini. “Waktu lawan Arema kami sebenarnya punya peluang, tapi tak bisa dimaksimalkan. Koordinasi pemain  lini depan masih lemah. Lini belakang kurang disiplin,” ujar mantan pelatih Arema Malang yang juga menjadi pelatih Timnas senior Indonesia.

Dari kubu  Persema, tentu tidak ingin membiarkan Persija leluasa membobol gawangnya. Tim berjuluk Laskar Ken Arok itu siap bermain habis-habisan untuk  meraih poin sempurna di duel perdananya. Pelatih Subangkit mengaku sudah  melihat titik lemah Persija ketika bermain melawan  Arema Malang.

Menurut Subangkit,  pemain Persema  harus  menekan  dari semua lini. Meski gol Arema terjadi lantaran kesalahan pemain belakang Persija,  tetapi Subangkit menilai  pertahanan Macan Kemayoran sangat kokoh.

Abanda Herman, Baihakki Kaizan, Ismed Sofyan, dan Leo Saputra sangat sulit ditembus. “Untuk menjebol itu, harus terus ditekan. Pokoknya, Persema harus melakukan tekanan sepanjang pertandingan,” ujar Subangkit.

Subangkit juga berharap pemainnya bisa memanfaatkan dukungan fansnya yang bakal membanjiri Stadion Gajayana. “Dukungan fans juga menentukan duel perdana ini. Jadi semua pemain harus bisa memanfaatkannnya,” kata mantan pelatih Timnas U-16 itu.(ian/B)

Bookmark and Share

Baca Juga

  • No Related Post
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id