14 Kesamaan Yang Bisa Dipertanggungjawabkan

Kamis, 17 September 2009 - 16:42 WIB

| More

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, menjelaskan di Mabes Polri, Kamis (17/9) sore, satu dari empat korban yang tewas ditembak di Solo adalah gembong teroris Noordin M Top.

Bambang menyebutkan, 4 korban tersebut masing-masing, Bagus Pranoto alias Urwah, pelaku pembom Dubes Australia, dan juga perakit bom, kemudian, Susilo, pengontrak rumah di Kampung Kahuripan,Solo, Jawa Tengah, Aryo Sudarso alias Azis, murid Noordin M Top, dan Munaroh, istri Susilo, selamat dan kini dirawat di RS Kramatjati.

Kemudian jasad keempat, kata Kapolri, adalah orang yang dicari-cari selama 9 tahun, yakni Noordin M Top. Hal ini berdasarkan sidik jari dan 14 kesamaan yang diberikan oleh polisi Malaysia kepada Polri.

“Ada 14 kesamaan yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Kapolri, yang berulangkali mengucapkan kata syukur, `Alhamdulillah, berkah Ramadhan` dan memberikan atensi atas kinerja anggotanya di lapangan selama ini.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, menjelaskan kronologis penyergapan di rumah kontrakan, diawali dengan penangkapan dua anak buah Noordin M Top di Pasar Gading Solo. Kemudian dikembangkan sehingga diketahui tempat persembunyian Noordin M Top di rumah kontrakan itu.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah senjata dan 200 Kg bahan peledak di rumah kontrakan.

Kapolri sebelumnya telah melaporkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai penyergapan jaringan teroris itu, termasuk satu korban diantaranya adalah Noordin M Top.

(adin/syamsir)

Bookmark and Share

Baca Juga

  • No Related Post
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id