Bocah Korban Flu Burung Meninggal
Sabtu, 20 Juni 2009 - 19:05 WIB
MAMPANG PRAPATAN (Pos Kota) – Kasus flu burung kembali menelan korban jiwa di Jakarta Selatan. Kali ini menimpa RA, bocah berusia 5 tahun warga RT 07/03 Kel. Tegal Parang meninggal dunia pada Jumat (19/6) dini hari.
Sejak tahun 2005 hingga sekarang, virus Avian Influenza (H5N1) sebagai penyebab flu burung sudah merenggut 11 jiwa dari 13 kasus yang terjadi di Jaksel.
Kasudin Peternakan dan Perikanan Jaksel Chaidir Taufik menjelaskan, RA sepulang dari kerabat di Sukabumi, Jawa Barat sempat mampir ke rumah saudara yang lain di Pejaten Barat. Ketika dia di Sukabumi diketahui ada sejumlah unggas mati mendadak.
Sepulangnya dari Pejaten Barat, esok harinya (Senin, 8/6), bontot dari 2 bersaudara ini badannya panas dan oleh mantri diberi obat penurun panas.
“Korban sempat membaik tapi Sabtu (13/6) kembali panas dan dibawa ke RS Triadipa,” ujar Chaidir, Sabtu (20/6).
Lurah Tegal Parang Abdul Khalit menambahkan, setelah diperiksa di RS Triadipa, korban dibolehkan pulang. Tapi 3 hari kemudian, warga Jl Mampang Prapatan IX ini kondisinya makin memburuk ditambah sesak napas dan dilarikan kembali ke RS Triadipa. Hasil rontgen paru, terlihat ada cairan yang dicurigai mengarah ke flu burung.
“Setelah dirawat 2 hari, Kamis (18/6) Pk 22.00 RA dikirim ke RS Persahabatan. Namun 4 jam kemudian atau Jumat dinihari, bocah ini menghembuskan nafas terakhir dan dimakamkan di TPU Pejaten Barat,” kata Wakil Lurah Tegal Parang Gita Puspitasari.
Kasudin Peternakan dan Perikanan Jaksel menyebutkan, sejak tahun 2005 hingga sekarang di Jaksel sudah terjadi 13 kasus diantaranya 11 jiwa melayang akibat flu burung.
Pasca meninggalnya RA, Sudin Peternakan dan Perikanan Jaksel disebutkan Chaidir Taufik, langsung mensweeping unggas di lokasi sekitar tempat tinggal korban.(rachmi/B)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id






Copyright © 2010 · All Rights Reserved ·